Home Society Sudah Dingatkan Anies, Rizieq Tetap Gelar Pesta Pernikahan Putrinya
Society

Sudah Dingatkan Anies, Rizieq Tetap Gelar Pesta Pernikahan Putrinya

Sudah Dingatkan Anies, Rizieq Tetap Gelar Pesta Pernikahan Putrinya

Sudah Dingatkan Anies, Rizieq Tetap Gelar Pesta Pernikahan Putrinya – Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengungkapkan bahwa Pemerintah DKI Jakarta sejak awal melarang Habib Rizieq Shihab menggelar pesta pernikahan putrinya secara besar-besaran. Pelarangan tersebut disampaikan lewat surat resmi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Pemerintah DKI tidak pernah mengizinkan. Gubernur DKI melalui Wali Kota Jakarta Pusat telah membuat surat,” kata Doni dalam konferensi pers di BNPB, Jakarta, Minggu (15/11/2020). Surat tersebut sudah dilihat oleh tim Satgas Covid-19 yang diperoleh dari Pemda DKI Jakarta.

Kepala Satpol-PP DKI Jakarta Arifin mengatakan pihaknya tak melakukan tindakan pencegahan aplikasi idnplay versi baru karena dari Wali Kota Jakarta Pusat sudah memberikan surat kepada Rizieq. Isinya adalah meminta kepada FPI dan Rizieq untuk menaati protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

“Kemarin kan sudah ada tindakan juga. Pak Walikota sudah bersurat (kepada Rizieq dan FPI) mengingatkan agar mematuhi protokol dan sebagainya,” ujar Arifin saat dihubungi, Senin (16/11/2020).

Meski tak mencegah kerumunan, Arifin memastikan pihaknya melakukan pengawasan saat acara. Terhitung ada 36 orang yang diberikan hukuman karena tak menggunakan masker di lokasi.

“Kami sudah tindak, baik sanksi sosial dan denda. Hasil penindakan tadi malam, kami  sampaikan tadi,” jelasnya.

Karena itu, Arifin mengklaim pihaknya sudah melakukan tindakan yang tepat dalam menangani kerumunan massa di acara itu. Rizieq pun juga didenda karena melanggar Protokol kesehatan.

“Pemprov dalam hal ini Satpol PP tidak diam dan terus melakukan pengawasan dan pendisiplinan, penegakan protokol covid. Nggak ada bilang, nggak tegas. Kita kan ada prosedurnya, ada syaratnya.” pungkasnya.

Kesadaran Protokol Kesehatan

Dia mengakui bahwa kesadaran masyarakat untuk menjaga jarak dan menghindari kerumunan masih belum optimal.

Padahal, kegiatan yang menimbulkan kerumunan hampir pasti bisa terjadi penularan Covid-19, baik menulari maupun tertular. Oleh sebab itu, ia mengajak semua pihak untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam melaksanakan protokol kesehatan.

Doni memaparkan, data yang diperoleh satgas selama 8 bulan terakhir ini menunjukkan bahwa angka kematian penderita komorbid dan lansia yang positif Covid-19 mencapai 80-85 persen.

“Angka yang sangat tinggi. Untuk itu, seluruh pihak, tokoh agama, tokoh masyarakat bisa mengingatkan warganya untuk menghindari kerumunan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pemimpin FPI Rizieq Shihab menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan putrinya pada Sabtu malam, 14 November 2020. Acara tersebut dipadati massa hingga menutup Jalan Ks Tubun, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Author

Paul Jaycess