Home sosial Perawat di New York Curi Kartu Kredit Pasien COVID-19 untuk Beli Gas
sosial

Perawat di New York Curi Kartu Kredit Pasien COVID-19 untuk Beli Gas

Curi Kartu Kredit Pasien COVID-19

Perawat di New York Curi Kartu Kredit Pasien COVID-19 – Seorang perawat di New York, Amerika Serikat (AS) diduga mencuri sebuah kartu kredit pasien corona yang dirawat di rumah sakit dan menggunakannya untuk belanja makanan dan gas.

Danielle Conti (43) didakwa dengan pencurian besar, pencurian kecil, dan kepemilikan kriminal atas barang curian setelah diduga membeli sejumlah barang dengan kartu kredit mantan pasien yang meninggal akibat Covid-19, menurut Departemen Kepolisian New York.

Baca juga : Rekor Paling Buruk, 20,5 Juta Warga AS Pengangguran Akibat dari COVID-19

Dilansir dari The Independent, Senin (11/5), Anthony Catapano (70) dirawat di Rumah Sakit Staten Island University pada 4 April karena terinfeksi virus corona. Dia kemudian meninggal pada 12 April karena komplikasi Covid-19.

“Saya kaget dan tak percaya,” kata putrinya, Tara Catapano.

“Jelas, saya tahu itu yang pasti (pelakunya) pegawai rumah sakit karena pengunjung tidak diperbolehkan.”

Tara Catapano mengambil alih keuangan ayahnya pada 2014 setelah ibunya meninggal.

Biasanya, dia tidak akan memperhatikan dengan cermat apa yang dibeli ayahnya, tetapi kemudian dia melihat biaya bensin pada laporan penggunaan kartu kredit. Setelah dicermati, dugaan pencurian dilakukan pada 9 April ketika ayahnya masih berada di rumah sakit.

Polisi kemudian menganalisis rekaman keamanan dari pompa bensin dan menemukan dugaan Conti menggunakan kartu kredit untuk membayar bensin.

Barang-barang lain yang hilang dari harta ayahnya adalah ponsel, kacamata, dan uang tunai di dompetnya.

“Mereka disumpah untuk melindungi, bukan melukai,” ujarnya.

Pihak rumah sakit merilis sebuah pernyataan dan menyatakan Danielle Conti telah dipecat.

“Kami bekerja sama dengan pihak poker deposit pulsa 10000 penegak hukum dan rumah sakit sedang melakukan penyelidikan sendiri. Nona Conti telah menjadi karyawan sejak 2007.”

Conti diperkirakan akan disidang sekitar bulan September, kata juru bicara NYPD.

Rumah Sakit Pasien COVID-19 Terbakar

Setidaknya satu orang tewas setelah api melahap rumah sakit yang menjadi tempat perawatan pasien virus corona atau Covid-19 di Moskow, Rusia.

Pelayanan kedaruratan menyampaikan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu, lebih dari 200 orang dievakuasi dari Rumah Sakit Spasokukotsky di wilayah utara pinggiran kota Moskow.

“Penyeban insiden ini akan diselidiki menyeluruh,” tulis instansi tersebut di Twitter, dilansir dari Aljazeera, Senin (11/5).

Sampai saat ini, Rusia mencatat hampir 210.000 kasus infeksi Covid-19 yang terkonfirmasi dan lebih dari 1.900 kematian.

Lebih dari setengah kasus dan kematian di negara ini dilaporkan di Moskow, kota yang berpenduduk 12,7 juta.

Ibu kota Rusia itu dam beberapa daerah lainnya berada di bawah pengurungan (lockdown) sejak akhir Maret untuk mencegah penyebaran virus.

Pekan ini, Rusia menggantikan Jerman dan Prancis dan menjadi negara kelima dengan angka tertinggi kasus virus corona di dunia. Empat negara lainnya yang mencatat angka tertinggi di dunia yaitu Amerika Serikat, Spanyol, Italia, dan Inggris.

Sumber : merdeka.com

Author

Paul Jaycees

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *