Home Society Masyarakat Dapat Vaksin COVID-19 Gratis
Society

Masyarakat Dapat Vaksin COVID-19 Gratis

Erick Thohir: 93 Juta Masyarakat Dapat Vaksin COVID-19 Gratis

Masyarakat Dapat Vaksin COVID-19 Gratis – Menteri BUMN Erick Thohir menyebut pemberian bantuan vaksin covid-19 dari pemerintah akan menggunakan data dari BPJS Kesehatan. Bantuan vaksin tersebut, akan diberikan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan.

Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir, mengatakan bahwa ada 93 juta masyarakat Indonesia yang akan mendapat vaksin virus corona atau COVID-19 gratis dari pemerintah. Jumlah tersebut berasal dari penerima bantuan iuran (PBI) peserta BPJS Kesehatan.

“Apakah natni datanya dilebarkan dengan BPJS Kesehatan yang jumlahnya PBI 93 juta? Nah ini kita prioritas masuk vaksin gratis dari pemerintah,” ujarnya dalam konferensi pers virtual.

Data PBI BPJS Kesehatan

Dilansir creative-kids.info berdasarkan data BPJS Kesehatan per 31 Juli 2020, jumlah peserta program JKN mencapai 221.835.244 orang. Dari jumlah itu, jumlah PBI yang kriterianya dianggap layak atau merupakan peserta golongan miskin mencapai 59,2 persen.

Peserta PBI yang mendapat dukungan dari APBN sebanyak 96.704.339 orang, sedangkan yang bantuannya berasal dari APBD mencapai 34.663.772 orang. Nantinya, data terkait PBI akan disinkronkan kembali oleh BPJS Kesehatan.

Bertemu Pihak Kamar Dagang dan Industri Indonesia Terkait Vaksin Mandiri

Bagi yang mampu diharapkan ikut vaksin mandiri

Perihal vaksin mandiri, kata Erick, diharapkan dilakukan oleh mereka yang mampu. Dia menyampaikan bahwa telah bertemu pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terkait vaksin mandiri. Nantinya, pengusaha siap merogoh kocek pribadi untuk vaksin tersebut guna mendukung pemerintah.

“alau yang mandiri bisa bayar ya, jangan memberatkan pemeirntah. Mereka yang (tergabung) di Kadin bilang siap bayar. Tapi bukan berati bisa bayar didahulukan, jangan diputar balikan. Ini nanti ada sinkronisasi jadwal,” tegas Erick.

Pemerintah prioritaskan 1,5 juta dokter dan perawat untuk vaksinasi massal

Erick menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan 1,5 juta dokter dan perawat untuk membantu imunisasi massal vaksin virus corona di awal 2021 mendatang. Mereka berasal dari dokter dan perawat yang akan didata oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

“1,5 juta ini juga yang harus dipastikan untuk di vaksin duluan karena beliau ini pahlawan. Kalau nanti bahan baku vaksin bisa diproduksi kita masukkan dalam skala prioritas,” ujar Erick.

Author

Paul Jaycess