Home Society Kandidat Perempuan di Pilkada Depok Tahun 2020
Society

Kandidat Perempuan di Pilkada Depok Tahun 2020

Kandidat Perempuan di Pilkada Depok Tahun 2020

Kandidat Perempuan di Pilkada Depok Tahun 2020, – Afifah Alia menjadi wanita pertama yang menjadi peserta Pilkada Depok yang akan berlangsung pada Desember 2020. PDIP menyodorkan nama Afifah Alia sebagai Wakil Wali Kota Depok. Majunya Afifah menjadi sejarah baru bagi Kota Depok setelah 15 tahun dalam kontestasi politik itu tak ada calon perempuan.

“Saya mendapat tugas baru dari PDIP untuk maju sebagai calon wakil wali kota Depok mendampingi Pradi Supriatna (Gerindra),” kata Afifah, pada Sabtu.

Mengapa Afifah ingin mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Depok?

1. Akses pendidikan dan kesehatan jadi fokus utama Afifah

Afifah mendapat tugas baru dari PDIP di Depok, mulai dari mempermudah akses pendidikan hingga akses kesehatan. Oleh karena itu ia bertekad akan menggalang kekuatan semua potensi yang ada di Kota Depok untuk bersatu bahu-membahu memperbaiki keadaan kota tersebut.

Afifah menilai masalah pendidikan, kesehatan, birokrasi maupun pelayanan perizinan masih sangat berbelit-belit dalam pengurusannya.

“Kami ingin memperbaiki itu semua, agar Kota Depok semakin maju,” ujarnya.

Pembangunan infrastruktur, kata dia, seharusnya tidak terpusat di Margonda. Kawasan lainnya juga perlu berkembang untuk meningkatkan perekonomian warga sekitar.

“Kalau saya terpilih tentunya pembangunan infrastruktur akan merata,” katanya seraya menebar janji.

2. Pilkada Depok digelar tiga kali berturut-turut tanpa ada wakil perempuan

Pilkada Depok pada Desember 2020 menorehkan sejarah, karena untuk kali pertama ada kandidat perempuan yang maju. Dalam catatan IDN Times, tiga kali pilkada digelar di Depok, tak ada satu pun kandidat perempuan.

Pilkada 2005 diisi dengan pasangan Abdul Wahab Abidin-Ilham Wijaya, Harun Heryana-Farkhan, Badrul Kamal-Syihabuddin Ahmad, Yus Rusyandi-Soetadi Dipowongso, dan Nur Mahmudi Ismail-Yuyun Wirasaputra.

Pilkada 2010, calon yang ikut serta Nur Mahmudi Ismail-Mohammad Idris, Gagah Sunu Sumantri-Derry Darajat, Yuyun Wirasaputra-Pradi Supriatna, Badrul Kamal-Agus Supriyanto.

Pilkada 2015, diisi oleh Dimas Oky Nugroho-Babai Suhaimi melawan Idris Abdul Somad-Pradi Supriyatna.

3. PDIP dan Gerindra berkoalisi di Pilkada Depok

Sebelumnya, DPP PDIP resmi mengusung Pradi Supriatna-Afifah Alia sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok untuk bertarung di Pilkada Depok yang digelar pada 9 Desember 2020.

“Keduanya telah resmi diusung oleh DPP PDI Perjuangan, tak ada lagi calon lain,” kata Ketua DPC PDIP Depok Hendrik Tangke Allo.

Pradi Supriatna merupakan kader Gerindra yang menjabat sebagai Ketua DPC Gerindra Kota Depok dan juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok saat ini. Sedangkan Afifah Alia merupakan kader internal PDI Perjuangan yang berlatar belakang pengusaha.

Author

Paul Jaycess