Home Trending Jubir Kerajaan Inggris Tepis Gosip
Trending

Jubir Kerajaan Inggris Tepis Gosip

Jubir Kerajaan Inggris Tepis Gosip Kate dan Meghan Bertengkar

Jubir Kerajaan Inggris Tepis Gosip Kate dan Meghan Bertengkar – Perwakilan dari Kerajaan Inggris untuk Kate Middleton, Elle, merespon berita yang diterbitkan majalah Tatler tentang istri dari Pangeran William itu.

Artikel tersebut mengklaim bahwa Kate menerima beban berat dari kerajaan setelah Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle keluar dan pindah ke Los Angeles, Amerika Serikat.

Pangeran William baru-baru ini membuka diri bahwa peran sebagai ayah dari ketiga anaknya bersama Kate Middleton yakni Pangeran George, Putri Charlotte dan Pangeran Louis, merupakan anugerah sekaligus hal menakutkan dalam hidupnya.

Dalam dokumenter baru bertajuk “Football” yang juga menampilkan mantan pesepak bola Marvin Sordell, ia juga mengatakan bahwa menjadi ayah turut membawa kenangan dan luka lama akan wafatnya sang ibu, Putri Diana.

“Saya menjadi ayah untuk pertama kali pada 2017 dan itu adalah masa tersulit dalam hidup saya,” kata Sordell yang langsung ditimpali oleh William, “Saya merasa itu sangat, sangat sulit.”

“Kisah dalam berita ini berisi sejumlah ketidakakuratan dan kesalahan penyajian yang tidak dikonfirmasi ke Istana Kensington sebelum dipublikasikan,” ungkap Elle seperti dikutip dari Poker IDN Deposit Pulsa, Minggu.

Padahal perwakilan istana termasuk jarang merespon pemberitaan seperti ini tentang anggota kerajaan secara resmi. Menjawab respons tersebut, Pemimpin Redaksi Tatler, Richard Dennen berkeras bahwa laporan itu berdasarkan sumber terpercaya.

Ia juga mengelak tidak mengonfirmasi pihak kerajaan sebelum memuat artikel. Alasan keduanya ingin keluar kerajaan karena ingin bekerja. Belakangan dikabarkan Harry dan Meghan mulai mempertimbangkan New York sebagai pelabuhan selanjutnya.

Merespon berita yang diterbitkan majalah Tatler

“Saya bisa memahami apa yang kamu katakan. Memiliki anak adalah momen yang mengubah hidup terbesar, sungguh,” kata Duke of Cambridge. Mulanya mereka merapat ke Kanada, kemudian Los Angeles, Amerika Serikat.

“Istana Kensington tahu kami akan memuat sampul dengan wajah Catherine beberapa bulan yang lalu, dan kami meminta mereka untuk bekerja sama untuk itu,” tuturnya.

Seorang ahli kerajaan kepada Express menyatakan seiring dengan perginya Meghan dan restriksi kegiatan karena virus corona, Kate terpaksa menerima beban pekerjaan yang lebih berat.

Dia menambahkan, “Saya setuju denganmu dan berpikir ketika kamu telah melalui sesuatu yang traumatis dalam hidup – ayahmu telah tiada, sementara ibuku sekarat ketika aku masih muda – emosimu kembali dengan cepat.”

Lebih lanjut, William pun menunjukkan bahwa memiliki anak adalah “fase yang berbeda dalam hidup,” sehingga ketika kehilangan seseorang atau tidak memiliki seseorang yang dekat menjadikan itu hal menantang.

“Tidak ada orang yang bisa membantumu. Saya kadang-kadang merasa itu beban yang sangat luar biasa. Saya dan Catherine, kami saling mendukung dan melewati saat-saat bersama. Kami berevolusi dan belajar bersama,” lanjut pria berusia 37 tahun itu.

Dalam artikel Tatler juga dinyatakan ada perselisihan antara Kate dan Meghan karena perkara stoking yang harus dipakai anak perempuan Kate, Charlotte, dalam pernikahan Meghan.

Pakar kerajaan Victoria Arbiter menyatakan stoking merupakan aturan yang dituntut Ratu Elizabeth terhadap seluruh wanita di kerajaan.

“Tidak pernah melihat [wanita] kerajaan tanpa stoking mereka,” jelasnya. Ketiga anak Kate dan William, lanjut artikel tersebut, juga menjadi korban atas “drama” Kerajaan Inggris itu.

Author

Paul Jaycess

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *