Home Society Jokowi Tunjuk Komando Satgas
Society

Jokowi Tunjuk Komando Satgas

Jokowi Tunjuk Komando Satgas

Jokowi Tunjuk Komando Satgas – Presiden Joko Widodo menunjuk Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara I Budi Gunadi Sadikin untuk menjadikan komando dalam satuan tugas (satgas) pemulihan ekonomi nasional (PEN) di tengah pandemi virus corona (covid-19).

Dalam kebijakan itu, Jokowi memberikan tugas kepada komite kebijakan untuk mengendalikan perkembangan virus corona. Dan pemulihan ekonomi. “Satgas penanganan virus corona tetap ditangani oleh Pak Doni (Doni Monardo). Dan satgas perekonomian ditangani oleh Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin,” kata Airlangga, Senin.

Budi diberikan tugas untuk mengawal perkembangan perekonomian nasional. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan Jokowi telah meneken peraturan pemerintah (PP) terkait penanganan percepatan pandemi virus corona. Dan pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Ia bilang tugas satgas pemulihan ekonomi nasional adalah memantau situasi ekonomi secara keseluruhan. Dan program ekonomi untuk jangka panjang.

Sementara itu, satgas penanganan virus corona memiliki tugas untuk melihat perkembangan penularan virus corona, ketersediaan alat tes virus corona. Dan perkembangan vaksin.

“Jadi, kami melihat bahwa perbaikan dari pandemi covid ini akan memakan waktu dan oleh karena itu Pak Presiden memberi penugasan agar tim sepenuhnya merencanakan dan mengeksekusi program-program agar penanganan covid dan pemulihan ekonomi ini berjalan secara beriringan,” papar Airlangga.

Secara keseluruhan, Airlangga bilang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan menjadi lembaga yang mengkoordinasikan tim kebijakan penanganan virus corona.

Di sini, Airlangga dibantu beberapa kementerian lainnya, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), serta Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.

“Dilengkapi oleh Kementerian Kesehatan dan pelaksananya diberikan tugas kepada Menteri BUMN (Erick Thohir) yang melakukan koordinasi antara ketua satgas perekonomian dan ketuas satgas penanganan virus corona,” ujar Airlangga. Sebagai informasi, pemerintah telah menyiapkan dana sebesar Rp695,2 triliun untuk penanganan virus corona di dalam negeri. Dana itu digunakan untuk menangani berbagai sektor yang terdampak pandemi corona.

Mayoritas dana dikucurkan untuk bantuan sosial (bansos) sebesar Rp203,9 triliun. Lalu, pemerintah mengalokasikan dana untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebesar Rp123,46 triliun, insentif usaha Rp120,61 triliun. Kemudian, kementerian/lembaga atau pemerintah daerah Rp106,11 triliun, kesehatan Rp87,55 triliun, dan pembiayaan korupsi Rp53,55 triliun.

Author

Paul Jaycess