Home Uncategorized Empuknya Bisnis Roti di Tengah Pandemi
Uncategorized

Empuknya Bisnis Roti di Tengah Pandemi

Empuknya Bisnis Roti di Tengah Pandemi

Empuknya Bisnis Roti di Tengah Pandemi – Untuk UKM di Jakarta, virus pandemi atau COVID Corona-19 akan memiliki dampak yang signifikan. Tapi itu bukan untuk penjual makanan seperti roti dan kue-kue.
Untuk perusahaan makanan, bahkan di tengah-tengah penjualan pandemi mawar dan banyak dicadangkan baik pengiriman atau online.

Diondy Kusuma, pemilik toko roti Diana mengaku selama Ramadan dan selama PSBB peningkatan penjualan. Karena ada banyak pelanggan yang mengirim produk roti. Orang yang tidak mampu memenuhi akhirnya membangun hubungan melalui pertukaran roti dan kue.

“Rekor minggu, setiap hari berturut-turut jumlah elemen tidak kurang dari 200 paket,” kata Diondy dalam keterangan tertulis, Jumat (2020/12/06) pernyataan.

Dia mengakui bahwa penjualan naik 30% selama pandemi ini. Sebuah produk yang menjadi andalan penjualan brownies tanda tangan sering terjual habis pesanan pelanggan.

Menurut dia, kunci sukses berasal dari portal belanja online yang telah dibangun selama beberapa tahun. Merek roti yang telah dipertahankan sejak tahun 2001 telah memiliki platform penjualan online, baik melalui jaringan sosial, e-commerce, serta situs resmi.

“Merek lain yang jatuh banyak karena berfokus pada penjualan offline, tetapi ketika kami siap dan sesuai dengan garis waktu ini sangat berguna,” tambahnya.

Diondy mengakui itu tidak seperti UMKM lainnya untuk memberhentikan karyawan. Ia bersyukur masih bisa mempertahankan pekerjaan di tengah-tengah periode yang sangat sulit.

Corona virus pandemi di banyak negara membuat bencana ekonomi, khususnya di Indonesia. Hampir semua sektor usaha akan terpengaruh, mulai dari UKM untuk perusahaan besar.
Tapi tidak dengan perusahaan digital. Pandemi yang memaksa orang untuk tetap aktif di dalam rumah membuat perusahaan digital melonjak. Untuk semua kegiatan mulai dari belajar, bekerja sampai pasti terjadi, diwujudkan melalui teknologi.

Menurut pendiri ekuitas Indias Patria Pandu Sjahrir juga harus menjadi pemicu untuk bisnis startup di Indonesia untuk mengembangkan aplikasi. Dia melihat banyak peluang yang tercipta selama pandemi.

Author

Paul Jaycess

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *