Home sosial Dari Coretan, Sarwendah Ajarkan Betrand Peto Arti Puasa
sosial

Dari Coretan, Sarwendah Ajarkan Betrand Peto Arti Puasa

Ajarkan Anak Arti Puasa dan Menghormati

Sarwendah Ajarkan Betrand Peto Arti Puasa – Keluarga Ruben onsu dan Sarwendah sering menjadi sorotan publik lantaran aktif dalam membagikan momen di media sosial. Terbaru, Sarwendah ajarkan Betrand Peto arti puasa melalui sebuah ‘Coretan.

Baca juga : Kisah Pengantin Malaysia Akad Nikah Online

Tak lupa, dirinya juga mengajarkan kepada anak-anaknya untuk saling menghormati akan sesama. Ingin tahu selengkapnya? Berikut ulasan dari berbagai sumber.

Ungkapan Sarwendah

Dalam video saluran Youtube The Onsu Family yang diunggah pada Sabtu (2/5) lalu, terlihat coretan yang dibuat Sarwendah. Coretan tersebut mengungkap bahwa putranya, Betrand Peto tidak mengerti tentang arti puasa, oleh karena itu hal ini menjadi penting untuk dijelaskan kepada anaknya yang biasa dipanggil Koko.

“Di bulan Ramadan tahun ini menjadi tahun pertama, menjelaskan ke Koko tentang apa itu puasa? Dan kenapa kita harus saling menghormati?,” tulisnya.

“Karena Koko banyak yang dia tidak mengerti tentang arti puasa itu apa?,” lanjut Sarwendah.

Bertanya Soal Takjil

Sarwendah juga mengungkap bahwa dirinya mengajak anak-anaknya untuk membuat takjil bagi mereka yang sedang berpuasa. Kala itu, Betrand sempat menanyakan kenapa harus dirinya yang mengerjakan, sontak sang ibu memberikan penjelasan hingga putranya paham.

“Kenapa enggak mereka kerjakan sendiri bun? Kan kita enggak tahu mereka mau makan apa?,” tanya Betrand.

“Yang kita siapkan itu takjil ya Koko, makanan manis untuk mereka makan awal untuk batalin puasa,” jelas Sarwendah.

Betrand : Dosa Dong Kalau Suruh Batal

Mendengarkan penjelasan dari sang ibu, sontak Betrand menyangka dirinya akan dosa lantaran tengah menyuruh orang membatalkan puasanya. Lalu, dengan sabar Sarwendah kembali menjelaskan serta memberikan pengertian kepada putranya itu.

“Dosa dong bun kalau kita suruh mereka batal hahaha,” kata Betrand dengan polosnya.

“Bukan begitu maksudnya, jadi batalin itu setelah puasa full mereka makan takjil lalu sholat dulu lalu baru makan besar,” ujar Sarwendah kembali menjelaskan.

Memahami

Penjelasan dari sang ibunda kali ini dapat diterima oleh Betrand. Ia mengatakan, dirinya mulai mengerti apa yang tengah dikatakan oleh Sarwendah.

“Oh iya bun oke, Koko tahu sekarang dan Koko kalau ketemu orang yang berpuasa jangan lupa bilang selamat berpuasa ya? Ketemu siapa pun ya bun?,” ujarnya.

Saling Menghormati

Pertanyaan sang anak sontak ditanggapi dengan tegas dengan Sarwendah. Ia menjelaskan bahwa dengan mengucapkan selamat merupakan salah satu sikap menghormati bagi mereka yang berpuasa.

Tidak Boleh Menawarkan Makanan

Sarwendah juga menceritakan saat kedua anaknya sedang makan di suatu tempat, tak sengaja terdapat orang-orang yang lewat di depannya. Hal tersebut membuat anaknya sontak meletakkan sendok dan tidak berani mengunyah, Sarwendah pun kembali memberikan pengertian dan menegaskan bahwa anak-anaknya tak boleh menawarkan makanan kepada mereka yang berpuasa.

Sumber : merdeka.com

Author

Paul Jaycees

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *