Home Society Alasan Ilmiah Mengapa Pria Mengalami Ereksi di Pagi Hari
Society

Alasan Ilmiah Mengapa Pria Mengalami Ereksi di Pagi Hari

Alasan Ilmiah Mengapa Pria Mengalami Ereksi di Pagi Hari

Alasan Ilmiah Mengapa Pria Mengalami Ereksi di Pagi Hari – Para pria pasti sudah familiar dengan gejala alamiah ini. Ya, menemukan penis dalam keadaan ereksi setelah terbangun di pagi hari. Fenomena ini umumnya disebut ‘morning wood’ atau dalam istilah medis dikenal dengan Nocturnal Penile Tumescence (NPT).

Nocturnal penile tumescence (NPT) bukanlah akibat dari gairah seksual atau mimpi berhubungan seks. Kondisi ini merupakan bukti fungsi normal dari sistem reproduksi pria. Kondisi ini adalah tanda bahwa saraf dan suplai darah ke penis sehat.

Kalau seorang pria tidak punya NPT login idn poker secara teratur, hal itu bisa mengindikasikan masalah kesehatan seperti disfungsi ereksi (DE).

Selain itu, tak mengalami NPT yang teratur juga bisa menunjukkan masalah lain pada saraf atau suplai darah ke organ reproduksi pria.

Ketidakseimbangan hormon, seperti penurunan testosteron juga bisa memengaruhi seberapa sering pria mengalami NPT. Kurangnya NPT teratur terkadang bisa disebabkan oleh rendahnya kualitas tidur.

Penyebab ereksi di pagi hari 

NPT bukanlah ereksi yang khas karena tak terkait dengan pikiran, mimpi maupun rangsangan seksual.

Kondisi ini hanyalah hasil dari siklus tidur, dikombinasikan dengan saraf yang sehat serta aliran darah di tubuh.

NPT cenderung terjadi ketika seseorang berada dalam fase tidur rapid eye movement (REM). Tidur REM bisa terjadi beberapa kali selama siklus tidur 8 jam.

Ereksi bisa hilang dengan sendirinya saat seseorang tidur lebih nyenyak. Dengan demikian, seseorang mungkin mengalami ereksi beberapa kali di malam hari tapi mungkin tidak menyadarinya.

Kebanyakan pria terbangun di akhir siklus tidur REM yang mungkin menyebabkan ereksi di pagi hari. Selain itu, kadar testosteron cenderung meningkat di pagi hari.

Ereksi yang disebabkan oleh NPT mungkin secara fisik berbeda dari kondisi yang disebabkan oleh gairah.

Satu studi menemukan bahwa beberapa pria merasa nyeri saat mereka mendapat NPT, tapi tidak saat mereka mengalami ereksi biasa.

Author

Paul Jaycess